Alat Pelindung Diri (APD)

Alat Pelindung Diri (APD) - APD adalah kependekan dari alat pelindung diri, yaitu peralatan keselamatan yang wajib dipakai selama bekerja sesuai bahaya dan risiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja itu sendiri dan orang di sekelilingnya.

APD dipakai sebagai upaya terakhir dalam usaha melindungi tenaga kerja apabila usaha rekayasa dan administratif tidak dapat dilakukan dengan baik. Namun demikian pemakaian APD bukanlah sebagai pengganti dari kedua usaha tersebut, hal ini hanya sebagai usaha akhir.

alat pelindung diri APD


Dasar hukum penggunaan alat pelindung diri:
       Undang-undang No. 1 Tahun 1970.
       Permenakertrans No. Per.01/MEN/1981.
       Permenakertrans No. Per.03/MEN/1982.
       Permenakertrans No. Per.03/Men/1986.

Jenis-jenis Alat Pelindung Diri dan Penggunaannya

Alat pelindung diri dibagai menjadi beberapa kategori yaitu:


Alat Pelindung Kepala

  • Topi pelindung (Safety Helmet): Berfungsi untuk melindungi kepala dari benda keras, pukulan dan benturan, terjatuh dan terkena arus listrik.
  • Tutup Kepala: Berfungsi untuk melindungi kepala dari kebakaran, korosif, uap-uap, panas/dingin.
  • Hats/cap: Melindungi kepala dari kotoran debu atau tangkapan mesin-mesin berputar.

Alat pelindung muka dan mata

Pelindung muka dan mata memiliki fungsi untuk melindungi muka dan mata  pekerja dari hal-hal berikut:
       Lemparan benda-benda kecil.
       Lemparan benda-benda panas.
       Pengaruh cahaya.
       Pengaruh radiasi tertentu
Contoh penggunaan alat pelindung muka dan mata adalah pada proses pengerjaan yang menggunakan mesin las.

Alat Pelindung Telinga

  • Sumbat telinga (ear plug). Ear plug ini dapat mengurangi intensitas suara 10 s/d 15 dB.
  • Tutup telinga (ear muff). Ear muff ini dapat mengurangi intensitas suara
APD pelindung telinga ear muff


Sumbat telinga yang baik adalah menahan frekuensi tertentu saja,sedangkan frekuensi untuk bicara (komunikasi) tak terganggu.
Kelemahan: tidak tepat ukurannya dengan lobang telinga pemakai, kadang-kadang lobang telinga kanan tak sama dengan yang kiri.

Alat pelindung pernafasan

Fungsi alat pelindung pernafasan adalah memberikan perlindungan terhadap sumber-sumber bahaya seperti:
  • Kekurangan oksigen.
  • Pencemaran yang disebabkan oleh partikel (debu, kabut, asap dan uap logam).
  • Pencemaran oleh gas atau uap.

Alat Pelindung Tangan

Fungsi alat pelindung tangan adalah memberikan perlindungan terhadap sumber-sumber bahaya seperti:
       Kontaminasi bahan-bahan kimia .
       Kontaminasi dengan sumber tegangan/listrik.
       Kontaminasi dengan panas.


Alat Pelindung Kaki

Fungsi alat pelindung kaki adalah memberikan perlindungan terhadap sumber-sumber bahaya seperti:
       Tergelincir karena lantai yang licin.
       Tusukan dari bahan-bahan yang tajam.
       Sengatan listrik.


Pakaian Pelindung

Pakaian pelindung berfungsi melindungi tubuh dari pengaruh bahan-bahan yang berbahaya seperti bahan kimia ataupun dari sumber panas atau radiasi dari luar. Pakaian pelindung dirancang secara khusus dengan bahan tertentu.

APD baju pelindung


Sabuk Pengaman

Sabuk pengaman (safety belt) berfungsi melindungi tubuh kita dari kemungkinan terjatuh. Sabuk pengaman biasanya digunakan pada pekerjaan konstruksi dan memanjat serta tempat tertutup atau boiler. Sabuk pengaman harus dapat menahan beban sebesar 80 Kg.

Kelemahan Penggunaan Alat Pelindung Diri(APD)

Kemampuan perlindungan yang tak sempurna dari alat pelindung diri dikarenakan:
• Memakai APD yang kurang tepat,
• Cara pemakaian APD yang salah,
• APD tak memenuhi persyaratan standar.
• APD yang mempunyai masa kerja tertentu seperti kanister, filter dan penyerap cartridge.
• APD dapat menularkan penyakit,bila dipakai berganti-ganti.



Mengapa Alat Pelindung Diri Sering Tidak Dipakai

Ada beberapa alasan mengapa alat pelindung diri sering tidak dipakai oleh pekerja yaitu:
• Rendahnya kesadaran pekerja terhadap Keselamatan kerja
• Dianggap mengurangi kenyamanan.
• Terbatasnya faktor arahan pimpinan.



0 Response to "Alat Pelindung Diri (APD)"

Post a Comment

Featured post

Cara Mudah Membuat Absen Online untuk Pembelajaran featured

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel