-->

Standar Warna Kabel Instalasi Listrik PUIL 2000 dan 2011

Warna Kabel Listrik Menurut PUIL 2000 dan 2011

Pada instalasi rumah tinggal, kabel merupakan komponen istalasi listrik yang paling utama. Fungsi kabel listrik adalah sebagai penghantar listrik. Pada umumnya, terdapat banyak jenis kabel yang digunakan sebagai penghantar listrik. Namun utnuk keperluan instalasi listrik pada rumah tinggal, jenis kabel yang umum dipakai adalah kabel NYA atau NYM.

Jenis kabel pun ada banyak ukuran dan bentuknya. Namun untuk keperluan rumah tinggal, ukuran kabel yang dipakai adalah kabel dengan luas penampang antara 1,5 milimeter sampai 2,5 milimeter.

Standar Warna Kabel Instalasi Listrik PUIL 2000 dan 2011


Macam-Macam Nama Kabel Listrik

Kabel instalasi terdiri dari kabel Phase, kabel Netral, dan kabel Arde.

  • Kabel Phase disebut juga kabel fasa, kabel api, atau kabel positif (+)
  • Kabel Netral disebut juga kabel negative (-)
  • Kabel Arde disebut juga kabel grounding atau pentanahan/pembumian.

Instalasi yang baik dan aman harus terdiri dari tiga kabel ini. Namun…, kebanyakan instalasi listrik di rumah-rumah di Indonesia hanya menggunakan dua kabel saja, Phase dan Netral. Kabel arde atau pembumian jarang digunakan. Alasan yang sering dipakai adalah penghematan bahan atau biaya.

Sebenarnya kabel arde atau pembumian mempunyai fungsi sebagai pengaman dari kegagalan isolasi pada rangkaian instalasi. Tegangan listrik yang terekspos (bocor) akan disalurkan ke tanah oleh kabel arde.


Cara Membedakan Kabel Instalasi Berdasarkan Warna Kabel

Dari tiga jenis kabel yang telah disebutkan di atas, lalu pertanyaanya; Bagaimana cara membedakan kabel instalasi berdasarkan kode warna? Berikut ini adalah penjelasan bagaimana menentukan kabel phase, netral dan ground berdasarkan kode warnanya.

Penentuan warna kabel instalasi listrik di Indonesia mengacu pada standar PUIL (Peraturan Umum Instalasi Listrik) dan SNI (Standar Nasional Indonesia). Dan yang harus diketahui bahwa pada PUIL telah dilakukan beberapa revisi. PUIL 2000 hingga sekarang yang terakhir adalah PUIL 2011.

Pada pembahasan kode warna kabel ini akan kami berikan tabel perbedaan kode warna kabel antara PUIL 2000 dengan PUIL 2011. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan kita mengenai standarisasi kode warna kabel listrik.  

Berikut ini adalah tabel warna kabel instalasi listrik

Standar Warna Kabel Instalasi Listrik PUIL


Pada kedua peraturan tersebut terdapat perbedaan standar penentuan kode warna kabel instalasi listrik. Jadi…, pada instalasi listrik lama akan ditemukan penggunaan kode warna sesuai dengan PUIL yang terdahulu. Dan untuk pemasangan instalasi listrik saat ini, maka standar yang digunakan dapat mengacu pada PUIL 2011. Dan tidak menutup kemungkinan dapat berubah lagi sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi.

Baca Juga: Sistem Tenaga Listrik - Pembangkit, Transmisi dan Distribusi

Demikianlah penentuan standar warna kabel instalasi listrik berdasarkan PUIL. Semoga informasi ini dapat berguna bagi anda. 


17 Responses to "Standar Warna Kabel Instalasi Listrik PUIL 2000 dan 2011"

  1. saya yang bekerja di pabrik transformer cuma bisa membayangkan apa itu PUIL. yah maklum saya bukan di bagian workshop. hehe...

    BalasHapus
  2. Akhirnya nemu juga artikel tentang Standar Warna Kabel Instalasi Listrik. Ulasannya sangat jelas dan mudah dipahami. Thank you admin dinginaja.com :)

    BalasHapus
  3. wahh harus belajar banyak saya hehe, terimakasih menambah wawasan bagi saya yang awam

    BalasHapus
  4. Terus kalau yg hanya terdapat dua jenis kabel bagaimana kak? Misal dengan warna merah dan hitam, apakah warna merah bisa mewakil sebagai kabel phase dan hitam sebagai kabel netral?

    BalasHapus
  5. Saya dulu belajarnya kabel jaringan, ada 8 warna untuk kabel LAN, seru juga belajar kabel kabel 😁

    BalasHapus
  6. Waaahh jadi kangen waktu kuliah nih belajar tentang kabel dan bacain PUIL hahaha 🤣
    Terima kasih ya ilmunya, kayaknya sih banyak juga nih yang belum sadar dengan ini nih

    BalasHapus
  7. Hwah saya dulu bekerja bagian mekanik listrik di proyek gedung-gedung. Dulu biasanya waktu kerja biasa menggunakan kabel tipe NYA

    BalasHapus
  8. Mantap jiwa. Mila harus belajar banyak lagi ini, terimakasih ya, wawasan baru buat Mila

    BalasHapus
  9. MEnambah wawasan banget nih artikelnya. Sekarang jadi tahu kan penentuan standar warna kabel instalasi listrik berdasarkan PUIL.

    BalasHapus
  10. Sangat bermanfaat buat yang suka utak-atik perkabelan. asal jangan buat merakit bom aja yak.

    BalasHapus
  11. Saya jadi sedikit tau masalah perkabelan. Cukup mudah dipahami, malah jadi penasaran terkait info-info perkabelan yang lain..

    BalasHapus
  12. Saya udah baca pelan-pelan tapi gak kebayang gimana bentuknya wkwkwk mungkin ada baiknya dikasih gambar real nya kak :D

    BalasHapus
  13. Ternyata ada fungsinya sendiri-sendiri ya, kirain cuma pemanis aja biar ga putih mulu warnanya wkwk. Makasih sharingnya

    BalasHapus
  14. Keren jadi tahu tentang dunia instalasi listrik nie. Selama ini cuma modal nunjuk2 doank. Sekarang jadi tahu deh guna masing-masing kabel.. Makasih ilmunya kak

    BalasHapus
  15. Anak jurusan Tkr senang membaca ini

    BalasHapus
  16. Pantesan tukang kabel gak pernah kebingungan kalo ngebenerin. Ternyata udah ada beda2nya melalui warna.

    BalasHapus
  17. Informasi yang menarik Mas. Sekedar menambahkan, mungkin akan lebih easy to understand bila diberikan visualisasi kabel terstandar tersebut. You know, supaya orang awam sekalipun mudah memahami informasi ini.

    😊

    BalasHapus

Berkomentar dengan sopan.

Featured post

Cara Membaca Kode Warna Resistor dengan Mudah featured

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel