-->

Bagaimana Cara Menentukan Suhu Cut in dan Cut out pada Thermostat?

Menentukan Suhu Cut In dan Cut Out Thermostat

Pada sistem kerja mesin pendingin, khususnya pada komponen thermostat, dikenal istilah cut in dan cut out, atau cut on dan cut off. Istilah ini terkait dengan setting kerja dari thermostat tersebut. Seperti telah kita ketahui, thermostat merupakan komponen yang berfungsi untuk mengatur suhu. Thermostat akan menghidupkan dan mematikan kerja kompresor pada settingan tertentu. Settingan inilah yang dikenal dengan istilah cut in dan cut out.


Pengertian Cut In (Cut ON)

Cut ini adalah batas suhu dimana kompresor akan bekerja (ON). Pada saat cut in, kontak thermostat akan terhubung, sehingga arus akan mengalir ke kompresor. Maka kompresor akan bekerja.

 

Pengertian Cut Out (Cut OFF)

Cut out adalah batas suhu dimana kompresor akan mati (OFF). Pada saat cut out, kontak yang ada pada thermostat akan terbuka. Arus akan terputus, sehingga kompresor akan mati (off).

 

Pengertian Differensial Thermostat

Thermostat mempunyai batas cut in dan cut out tertentu. Perbedaan antara batas cut in dan cut out ini disebut dengan differensial thermostat. Besar kecilnya differensial tergantung pada penggunaan dan lokasi alat sensor suhu (bulb) dari thermostat. Bulb merupakan sensor dari thermostat.

Misalnya apabila bulb thermostat diletakkan pada evaporator, sehingga temperatur pendinginan dideteksi secara langsung oleh temperatur evaporator, maka dalam kasus ini pengaturan differensial harus besar untuk menjaga adanya “Short Cycling” pada kopresor.

Biasanya differensial thermostat diatur 8°C – 10°C. Untuk kasus lain bisa 1°C – 2°C atau 4°C – 5°C, tergantung dimana penempatan bulb thermostat.

Pengaturan thermostat ada 2 macam, yaitu pengaturan range dan pengaturan differensial.

1. Pengaturan Range Thermostat

Mengatur range thermostat adalah cara pengaturan batas cut in dan cut out thermostat yang menghasilkan daerah pengaturan amplitudo. Cut on dan cut off akan kembali bersamaan tetapi dengan differensial yang tetap sama.

Biasanya pada baut pengaturan range ada petunjuk arah putaran baut pengatur range yang memberikan pengaturan sebagai berikut:

(i) Memutar baut searah jarum jam —> suhu kerja naik

(ii) Memutar baut rangge melawan jarum jam —> suhu kerja turun

(iii) Memutar baut range satu putaran akan mengubah suhu kerja antara 5° – 8°C

 

2. Pengaturan Diferential Thermostat

Fungsi thermostat adalah menjalankan motor kompresor jika suhu pendinginan meningkat (naik) pada batas tertentu. Batas ini disebut “Cut in” temperatur (suhu cut in). Pengaturannya titik suhu terendah ini disebut “Cut on” temperature setting.

Mengatur differensial adalah mengatur kerja thermostat atau mengatur perbedaan antara batas suhu cut in dan suhu cut out. Perbedaan (differensial) ini tergantung pada kebutuhan pendinginan atau kondisi pendinginannya. Meskipun begitu perlu berhati-hati waktu melakukan pengaturan ini sebab bila perbedaan ini terlalu kecil maka sistemnya akan dapat mengalami “short cycle”, dimana siklus pendinginan berlangsung dengan sangat singkat. Kompresor akan on dan off pada rentang waktu yang pendek (short cycle).

Memutar baud differensial ke dalam, differensial makin kecil dan memutar baud differensial ke luar, differensial makin besar.

 

Short Cycle pada Setting Thermostat

Short cycle adalah selang waktu cut ini dan cut out yang sangat singkat sehingga kompresor bekerja dengan singkat. Short cycle ini dapat membahayakan kompresor. Namun sebaliknya bila perbedaan ini terlalu besar maka temperatur pendinginan akan meningkat menjadi tinggi sebelum terjadi cut in. Akibatnya pendinginan akan terganggu.

Dengan banyak berlatih maka kita akan dapat menentukan differensial yang tepat sesuai kebutuhan setiap kondisi yang berbeda. Misalnya untuk pendingian es krim, atau sayuran, dan sebagainya.

 

Contoh Setting Cut in dan Cut Out Thermostat

Thermostat diatur pada cut on + 7°C dan 1°C cut off dengan differensial 6 K. Thermostat ini dapat diubah rangenya menjadi lebih tinggi atau lebih rendah sesuai dengan kebutuhan kita. Contohnya, settingan  diubah menjadi + 10°C cut in dan + 4°C cut out tanpa merubah differensialnya.

Penentuan setting thermostat dilakukan dengan terlebih dahulu menentukan temperatur rata-rata yang harus dipertahankan tetap konstan dan juga keinginan atau keperluan untuk mempunyai temperatur maksimum dan minimum yang dikehendaki. Bila hal ini sudah didapatkan maka differensial dapat dihitung.

Sebaliknya bila differensialnya yang diketahui, maka untuk menghitung setting thermostatnya (cut in) dapat dilakukan dengan membagi dua nilai differensial tersebut dan kemudian menambahkannya dengan temperatur rata-rata yang diinginkan dan kemudian mengkurangkannya untuk menentukan cut out temperaturnya.


Menghitung Suhu Cut In dan Cut Out

Sebuah freezer untuk es krim membutuhkan suhu rata-rata -5°C. Jika differensialnya 6K, maka berapa suhu cut on dan cut off thermostat?

Suhu Cut In dan Cut Out Thermostat


Rumus suhu Cut In (Cut ON)

Rumus Suhu Cut In dan Cut Out Thermostat

Kompresor ON pada suhu -2oC

 

Rumus suhu Cut Out (Cut OFF)

Rumus Suhu Cut In dan Cut Out Thermostat

➡Kompresor OFF pada suhu -8oC

 

Demikian cara menentukan suhu Cut On dan Cut Off pada thermostat mesin pendingin. Semoga artikel singkat ini dapat bermanfaat. 

0 Response to "Bagaimana Cara Menentukan Suhu Cut in dan Cut out pada Thermostat?"

Posting Komentar

Berkomentar dengan sopan.

Featured post

Pengelolaan Sampah di Indonesia featured

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel