-->

Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran: SAINS

Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran SAINS


Berikut ini adalah capaian pembelajaran mata pelajaran SAINS. Jumlah jam pelajaran mapel SAINS adalah 288 JP.
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran: SAINS

Rasional

Kata Sains diambil dari bahasa latin yaitu “Scientia”, secara etimologi (bahasa) kata sains memiliki arti “Pengetahuan”, dalam hal ini pengetahuan yang diperoleh melalui pembelajaran dan pembuktian atau pengetahuan yang melingkupi suatu kebenaran umum dari hukum – hukum alam yang terjadi, didapatkan dan dibuktikan melalui metode ilmiah. Menurut KBBI Sains adalah pengetahuan sistematis yang diperoleh dari suatu observasi, penelitian, dan uji coba yang mengarah pada penentuan sifat dasar atau prinsip sesuatu yang sedang diselidiki, dipelajari, dan sebagainya.

Abad XXI saat dunia industri berkembang pesat akibat dari kemajuan sains dan teknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia. Pesatnya perkembangan industri pada abad XXI ini juga menimbulkan banyak permasalahan dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan. Contoh permasalahan yang terjadi adalah pemanasan global, pencemaran lingkungan, krisis energi, krisis ekonomi, dan berbagai konflik antargolongan. berbagai permasalahan tersebut tidak terlepas dari manusia dan berbagai aspek kehidupan yang berkaitan dengannya.

Permasalahan yang melibatkan aspek manusia dengan manusia lainnya dan manusia dengan alam, terjadi akibat kurangnya kesadarpahaman akan sains. kita sebagai makhluk sosial tidak hanya membutuhkan manusia lain dalam masyarakat, tetapi juga sangat bergantung dengan alam. oleh karena itu sains hadir untuk memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan fenomena alam dan sosial di sekitar secara ilmiah. pada akhirnya pelajar setelah mempelajari mata pelajaran sains dapat memperoleh kecakapan untuk mengambil keputusan yang tepat secara ilmiah agar dapat hidup lebih nyaman, lebih sehat, dan lebih baik.

oleh karena itu terintegrasinya antara Social Sciences dan Natural Sciences menjadi kunci keberhasilan dalam proses pembelajaran. Bagaimana segala aspek kehidupan bersosial dalam kebhinekaan, keberagaman agama, dan saling bergotong royong mencakup dalam social sciences. Interaksi antara manusia dengan alam, serta melihat berbagai fenomena yang terjadi dengan alam, mampu dijelaskan secara logis dan ilmiah dengan Natural Science. Sehingga kita mampu memanfaatkan kekayaan SDA dengan arif dan bijaksana.

Tujuan Belajar Mata Pelajaran Sains

Mata pelajaran sains bertujuan untuk memastikan pelajar:
Memiliki pola pikir, perilaku, dan membangun karakter pelajar untuk peduli dan bertanggung jawab terhadap dirinya, masyarakat, dan alam semesta, serta permasalahan yang dihadapi
Mampu mempertimbangkan manfaat potensial dan risiko dari penggunaan sains
Mampu membuat keputusan yang lebih berdasar dengan menggunakan sains dan teknologi
Mampu menemukan solusi dari masalah yang dihadapi melalui sains baik masalah individu maupun masyarakat

Karakteristik Mata Pelajaran Sains

Mata pelajaran sains memiliki objek kajian berupa benda konkret yang terdapat di alam dan dikembangkan berdasarkan pengalaman empirik, yaitu pengalaman nyata yang dirasakan oleh setiap orang dan memiliki langkah-langkah sistematis serta menggunakan cara berpikir yang logis.

Berdasarkan elemen konten materi mata pelajaran sains terdiri dari makhluk hidup dan lingkungannya, zat dan sifatnya, energi dan perubahannya, bumi dan antariksa, keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu, interaksi, sosialisasi, institusi sosial dan dinamika sosial serta kegiatan manusa dalam memenuhi kebutuhannya. Pembelajaran yang dilaksanakan pada mata pelajaran sains berbasis proyek (project based learning).

Goodman dan Stivers (2010) mendefinisikan Project Based Learning (PjBL) merupakan pendekatan pengajaran yang dibangun di atas kegiatan pembelajaran dan tugas nyata yang memberikan tantangan bagi pelajar yang terkait dengan kehidupan sehari-hari untuk dipecahkan secara berkelompok.

Pada model PjBL pelajar tidak hanya memahami konten, tetapi juga menumbuhkan keterampilan pada pelajar bagaimana berperan di masyarakat. Keterampilan yang ditumbuhkan dalam PjBl diantaranya keterampilan komunikasi dan presentasi, keterampilan manajemen organisasi dan waktu, keterampilan penelitian dan penyelidikan, keterampilan penilaian diri dan refleksi, partisipasi kelompok dan kepemimpinan, dan pemikiran kritis.

Penilaian kinerja pada PjBL dapat dilakukan secara individual dengan memperhitungkan kualitas produk yang dihasilkan, kedalaman pemahaman konten yang ditunjukkan, dan kontribusi yang diberikan pada proses realisasi proyek yang sedang berlangsung. PjBL juga memungkinkan peserta didik untuk merefleksikan ide dan pendapat mereka sendiri, dan membuat keputusan yang mempengaruhi hasil proyek dan proses pembelajaran secara umum, dan mempresentasikan hasil akhir produk.

Rincian Kompetensi Mata Pelajaran Sains

Pelajar diharapkan dapat memahami dan membuat teks informasi, mendeskripsikan kejadian dan fenomena, melaporkan percobaan, menyajikan dan mengevaluasi data, memberikan penjelasan dan menyajikan opini atau klaim. Mereka juga dapat memahami serta membuat teks multimedia seperti bagan, grafik, diagram, gambar, peta, animasi, dan media visual. Struktur bahasa digunakan untuk menghubungkan informasi dan ide, memberikan deskripsi dan penjelasan, merumuskan hipotesis, dan mengkonstruksi argumen yang didasarkan pada bukti-bukti sehingga dapat mengekspresikan posisinya. (Referensi ACARA, perlu ditinjau lagi agar lebih sesuai dengan kompetensi Sains)

1. Elemen kompetensi (Referensi PISA)

  • Menjelaskan fenomena secara ilmiah
  • Pelajar diharapkan dapat mengingat pengetahuan ilmiah dan menerapkannya; atau membuat prediksi sederhana disertai dengan pembuktiannya.
  • Mengevaluasi dan mendesain penyelidikan ilmiah
  • Pelajar diharapkan dapat mengidentifikasi kekurangan atau kesalahan ada desain percobaan ilmiah, contoh: mengukur faktor yang salah.
  • Menerjemahkan data dan bukti-bukti secara ilmiah
  • Pelajar diharapkan dapat mengidentifikasi kesimpulan yang diambil dari tabel hasil, grafik, atau sumber data lain adalah benar.

2. Elemen konten materi:

1. Makhluk hidup dan lingkungannya

Materi makhluk hidup dan lingkungannya meliputi keterkaitan antara makhluk hidup yang terdiri dari manusia, tumbuhan dan hewan yang saling bergantung kepada lingkungannya baik berupa ranah, air, energi. Hubungan makhluk hidup dan lingkungannya dapat digambarkan sebagai individu - populasi - komunitas - ekosistem - biosfer.

2. Zat dan sifatnya

Materi zat dan sifatnya mencakup jenis dan sifat zat yang dibedakan secara kimia dan fisika serta ciri-ciri dari perubahan zat secara fisika dan kimia.

3. Energi dan perubahannya

Materi energi dan perubahannya berkaitan dengan segala sesuatu yang mampu membuat sebuah benda untuk melakukan sebuah usaha dan bentuk. Energi dan perubahannya mencakup perubahan energi kimia, listrik, panas dan mekanik.

4. Bumi dan antariksa (masuk geografi, iklim, cuaca, musim)

Materi bumi dan antariksa berkaitan dengan materi gravitasi universal meliputi Hukum Kepler dan Gravitasi Newton, tafsiran Newton terhadap Hukum Kepler.

Struktur Bumi yang terdiri dari interior bumi, litosfer, lempeng tektonik, dan gempa bumi. Struktur Bumi meliputi hidrosfer, atmosfer, dan medan magnet bumi. Iklim, cuaca dan musim

5. Keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu

Materi ini berkaitan dengan pemahaman terhadap kondisi sosial dan lingkungan alam dalam konteks lokal dan regional, nasional, hingga global. Selain itu, materi ini juga terkait dengan pembelajaran tentang kondisi geografis Indonesia dan pengaruhnya terhadap aktivitas sosial, ekonomi, dan politik. Mempelajari konektivitas dan interaksi tersebut mengasah kemampuan berpikir kritis pelajar memahami efek sebab dan akibat.

6. Perkembangan masyarakat Indonesia dari masa kerajaan sampai dengan sekarang

Selain pengetahuan mengenai perkembangan kehidupan masyarakat Indonesia, bagian ini menjadi sarana untuk merefleksikan kondisi kehidupan masyarakat dari masa Hindu, Budha, Islam, kolonialisme hingga kemerdekaan untuk memunculkan semangat kebangsaan. Materi ini juga menjadi sarana mengasah pelajar untuk berpikir dari berbagai perspektif berdasarkan perbedaan historis, geografis, dan budaya, serta menggunakan pengetahuan tersebut untuk kehidupan masa depan yang berkelanjutan.

7. Interaksi, sosialisasi, institusi sosial, dan dinamika sosial

Materi ini berkaitan dengan pembentukan identitas diri, merefleksikan keberadaan diri di tengah keberagaman dan kelompok yang berbeda-beda, serta mempelajari dan menjalankan peran sebagai warga Indonesia dan bagian dari warga dunia. Pelajar mempelajari tentang interaksi dan institusi sosial, peluang dan tantangannya untuk mewujudkan pembangunan keberlanjutan bagi kemaslahatan manusia dan bumi.

8. Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhannya

Konten ini berkaitan tentang peran diri, masyarakat serta negara dalam memenuhi kebutuhan bersama. Menganalisis faktor-faktor penyebab kelangkaan, permintaan, penawaran, harga pasar, serta inflasi. Mengidentifikasi peran lembaga keuangan, nilai, serta fungsi uang. Mendeskripsikan pengelolaan, sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran keuangan keluarga, perusahaan serta negara. Mengidentifikasi hak dan kewajiban dalam jasa keuangan. Ruang lingkup ini menjadi salah satu ruang untuk pelajar berlatih memberikan kontribusi ke masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup di tingkat lokal namun dalam perspektif global.



Rambu-rambu Pembelajaran

Pembelajaran Sains dikemas dalam bentuk projek yang mengintegrasikan beberapa elemen konten/materi. Tiap projek dilaksanakan untuk mencapai elemen kompetensi Sains yang terdiri dari (elemen scientific literacy) yang dikontekskan dengan karakteristik masing-masing Bidang Keahlian.

Contoh Projek:

1. Listrik Tenaga Matahari (Teknologi dan Rekayasa)

● Pelajar melakukan penelitian pendahuluan untuk mencari informasi tentang prinsip kerja panel surya beserta rangkaiannya sehingga dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Pelajar juga meninjau dampak penggunaan panel surya terhadap lingkungan. Langkah ini mencakup elemen materi Energi dan Perubahannya; Bumi dan Antariksa; Makhluk Hidup dan Lingkungannya.

● Pelajar mencari informasi tentang lokasi yang tepat untuk memasang panel surya serta biaya yang dibutuhkan untuk membuat rangkaian panel surya. Langkah ini mencakup elemen materi Keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu; Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhannya.

● Pelajar menyusun rencana projek secara kelompok berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan sebelumnya. Pelajar juga harus mempertimbangkan efeknya terhadap masyarakat di lingkungan sekitar serta pengelolaannya secara berkelanjutan. Langkah ini mencakup elemen materi Interaksi, sosialisasi, institusi sosial, dan dinamika sosial.

● Pelajar memaparkan rencana projek kepada guru pendamping projek serta masyarakat yang menjadi sasaran pelaksanaan projek.

● Pelajar menelaah kembali rencana projek sesuai masukan dari guru dan masyarakat. Projek dapat dilaksanakan setelah rencana tersebut mendapatkan persetujuan dari pihak-pihak yang terlibat.

● Pelajar mulai membuat rangkaian panel surya secara kelompok dan memasangnya pada lokasi yang telah ditentukan sebelumnya. Pelajar menyerahkan pengelolaannya kepada masyarakat sekitar disertai dengan pemaparan sistem pengelolaannya agar panel surya dapat digunakan secara berkelanjutan.

● Pelajar menyusun laporan projek (dapat berupa laporan ilmiah maupun essay) yang memuat proses pengembangan mulai dari penelitian pendahuluan hingga eksekusi projek di masyarakat.

● Keterangan: projek ini dapat dilakukan di lingkungan sekolah


2. Harga pasar

● Pelajar melakukan penelitian di pasar secara berkelompok mengenai harga kebutuhan pokok selama satu minggu.

● Pelajar mencatat harga barang, jumlah penawaran/penjualan dan permintahaan/pembelian dari konsumen.

● Pelajar melakukan perhitungan harga pasar yang terjadi pada waktu tertentu dan menggambarkan grafik harga pasar, permintaan dan penawaran serta elastisitas barang yang dijual baik permintaan maupun penawaran.

● Pelajar mempresentasikan hasil kelompok didepan kelas.



Referensi

Sumber-sumber yang dipakai dalam penyusunan Capaian Pembelajaran ini
OECD (PISA Scientific Literacy)
ACARA (Science Literacy General Capabilities) & (Humanities and Social Sciences Learning Area)
https://adoc.pub/ilmu-pengetahuan-bumi-dan-antariksa.html
https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/23/070000169/energi-dan-perubahannya
https://sibatik.kemdikbud.go.id/inovatif/assets/file_upload/pengantar/pdf/pengantar_5.pdf
Sapriya. 2009. Pendidikan IPS, Konsep dan Pembelajaran. Bandung: Rosdakarya.


0 Response to "Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran: SAINS"

Posting Komentar

Berkomentar dengan sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel