Cara Pengisian Freon (Refrigeran)
Table of Contents
Cara Pengisian Freon (Refrigeran)
Cara Pengisian Freon (Refrigeran) - Pada mesin pendingin, ada suatu zat yang memiliki peran penting dalam prosen pendiginan. Zat tersebut merupakan refrigeran, atau biasa disebut freon. Freon merupakan bahan yang berfungsi sebagai fluida penukar kalor yang bersirkulasi di dalam sistem refrigerasi dan tata udara untuk proses pertukaran kalor. Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai cara mengisi freon ke dalam sistem pendingin.
Mengisi freon harus dilakukan sesuai prosedur yang benar agar mesin pendingin dapat beroperasi dengan baik. Refrigeran atau freon merupakan suatu bahan pendingin yang banyak dipakai untuk sistem refrigerasi dan tata udara. Ada banyak jenis freon, tergantung pada spesifikasi pabrikan mesin pendingin. Untuk mengetahui jenis freon yang dipakai pada mesin pendingin, dapat kita lihat pada stiker atau name plate yang menempel pada kompresor atau pada body mesin pendingin.
Metode Pengisian Refrigeran
Dalam proses pengisian refrigeran pada sistem mesin pendingin, kita dapat melakukannya dengan beberapa cara pengisian freon atau refrigeran. Tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dalam pekerjaan pengisian.Pengisian berdasarkan berat refrigeran
- Pertama adalah pengisian freon/refrigeran berdasarkan berat refrigeran. Ini dilakukan dengan menggunakan timbangan refrigeran untuk mengukur jumlah refrigeran yang terisi di sistem. Tabung refrigeran diletakkan diatas timbangan, lalu sistem diisi refrigeran seperti biasa. Refrigeran yang diisikan dilihat dari selisih berat sebelum dan sesudah dilakukan pengisian.
Pengisian berdasarkan bunga es (frost)
- Kedua pengisian freon/refrigeran berdasarkan banyaknya formasi bunga es di evaporator. Yaitu dengan melihat kondisi salju atau bunga es yang timbul di evaporator saat dilakukan pengisian freon/refrigeran. Cara ini biasanya dipakai pada sistem kulkas. Dimana posisi evaporator dapat terlihat dengan jelas.
Pengisian berdasarkan suhu
- Ketiga pengisian refrigeran berdasarkan suhu evaporator, dapat dilakukan dengan bantuan thermometer atau dapat dirasakan dengan kulit secara langsung. Pengisian ini berdasarkan suhu sebagai acuan dalam pengisian mesin pendingin.
Pengisian berdasarkan tekanan
- Keempat pengisian refrigeran berdasarkan tekanan. Cara ini dilakukan dengan berpatokan pada tekanan. Tekanan bahan pendingin dapat diukur dengan menggunakan service manifold.
Pengisian berdasarkan arus
- Kelima pengisian sistem berdasarkan arus nominal. Alat yang digunakan untuk mengukur arus biasanya menggunakan tang ampere. Pada unit sistem pendingin biasanya terdapat informasi mengenai arus nominal ini di nameplate. Apa itu nameplate? Nameplate adalah kumpulan informasi yang berisi data teknis dari suatu peralatan (listrik).
Jika terjadi kelebihan pengisian refrigeran dalam sistem pendingin dapat berakibat temperatur evaporasi yang tinggi, diakibatkan oleh tekanan refrigeran yang tinggi. Disamping itu, kelebihan dalam pengisian refrigeran dapat menyebabkan kompresor cepat rusak diakibatkan karena kerja kompresor yang terlalu berat.
Efek lain dari kelebihan saat mengisi refrigeran adalah adanya kemungkinan liquid suction, atau kompresor menghisap refrigeran yang masih berwujud cair. Pada prinsipnya, kompresor tidak boleh alias haram hukumnya untuk memompa refrigeran yang berwujud cair, karena dapat merusak kompresor.
Sebaliknya bila jumlah refrigeran yang diisikan sedikit, dengan kata lain kurang dari yang ditentukan, maka sistem akan mengalami kekurangan pendinginan.
Langkah-Langkah Pengisian Freon
- Pastikan kran (hand valve) pada service manifold tertutup dengan baik, dan sistem dalam keadaan vakum.
- Pasangkan selang manifold ke tabung refrigeran. Sebelum dipasang lakukan flushing untuk membuang udara dalam selang manifold.
- Buka katup Hi atau Lo pada manidold untuk mengisi refrigeran, lalu buka kran tabung refigeran.
- Bila jumlah refrigeran yang harus dimasukan telah diketahui, gunakan timbangan (berdasarkan berat) atau gunakan ampere meter (berdasarkan arus).
- Bila refrigeran yang harus diisikan tidak diketahuin atau akan dikira-kira, isikan refrigeran kira-kira sebagian saja. Baru kemudian kompresor dijalankan, dan refrigeran diisikan sedikit demi sedikit. Perhatikan tekanan kerja evaporator dan arus listrik ke kompresor.
- Penting! jangan menjalankan kompresor bila sistem dalam keadaan kosong dari refrigeran.
Demikianlah pembahasan kita mengenai cara pengisian freon (refrigeran) pada sistem pendingin. Semoga menambah pemahaman anda tentang sistem pendingin.


Posting Komentar