Cara Pengisian Freon (Refrigeran)

Cara Pengisian Freon (Refrigeran) - Mengisi refrigeran harus dilakukan sesuai prosedur yang benar agar unit pendingin dapat beroperasi dengan baik.  Refrigeran atau banyak dikenal orang dengan nama freon merupakan suatu bahan pendingin yang banyak dipakai pada sistem refrigerasi dan tata udara. Refrigeran berfungsi sebagai fluida penukar kalor yang bersirkulasi di dalam sistem refrigerasi dan tata udara untuk proses pertukaran kalor.


Cara pengisian freon atau refrigeran


Metode Pengisian Refrigeran

Dalam proses pengisian refrigeran pada sistem pendingin, kita dapat melakukannya dengan beberapa metode pengisian freon atau refrigeran. 

  • Pertama adalah pengisian freon/refrigeran berdasarkan berat refrigeran. Ini dilakukan dengan menggunakan timbangan refrigeran untuk mengukur jumlah refrigeran yang terisi di sistem. Tabung refrigeran diletakkan diatas timbangan, lalu sistem diisi refrigeran seperti biasa. Refrigeran yang diisikan dilihat dari selisih berat sebelum dan sesudah dilakukan pengisian.
  • Kedua pengisian freon/refrigeran berdasarkan banyaknya formasi bunga es di evaporator. Yaitu dengan melihat kondisi salju atau bunga es yang timbul di evaporator saat dilakukan pengisian freon/refrigeran. Cara ini biasanya dipakai pada sistem kulkas. Dimana posisi evaporator dapat terlihat dengan jelas.
  • Ketiga pengisian refrigeran berdasarkan suhu evaporator, dapat dilakukan dengan bantuan thermometer atau dapat dirasakan dengan kulit secara langsung. 
  • Keempat pengisian refrigeran berdasarkan tekanan. Cara ini dilakukan dengan berpatokan pada tekanan yang terukur pada service manifold. 
  • Kelima pengisian sistem berdasarkan arus nominal. Pada unit sistem pendingin biasanya terdapat informasi mengenai arus nominal ini di nameplate. Apa itu nameplate? Yaitu suatu informasi yang berisi data teknis dari suatu peralatan (listrik).


Jika terjadi kelebihan pengisian refrigeran dalam sistem pendingin dapat berakibat temperatur evaporasi yang tinggi, diakibatkan oleh tekanan refrigeran yang tinggi. Disamping itu, kelebihan dalam pengisian refrigeran dapat menyebabkan kompresor rusak diakibatkan karena kerja kompresor yang terlalu berat. 

Efek lain dari kelebihan saat mengisi refrigeran adalah adanya kemungkinan liquid suction, atau kompresor menghisap refrigeran yang masih berwujud cair. Pada prinsipnya, kompresor tidak boleh alias haram hukumnya untuk memompa refrigeran yang berwujud cair, karena dapat merusak kompresor.

Sebaliknya bila jumlah refrigeran yang diisikan sedikit, dengan kata lain kurang dari yang ditentukan, maka sistem akan mengalami kekurangan pendinginan.


Langkah-Langkah Pengisian

Langkah-langkah cara pengisian Refrigeran adalah sebagai berikut: 
  • Pastikan kran (hand valve) pada service manifold tertutup dengan baik, dan sistem dalam keadaan vakum.
  • Pasangkan selang manifold ke tabung refrigeran. Sebelum dipasang lakukan flushing untuk membuang udara dalam selang manifold. 
  • Buka katup Hi atau Lo pada manidold untuk mengisi refrigeran, lalu buka kran tabung refigeran. 
  • Bila jumlah refrigeran yang harus dimasukan telah diketahui, gunakan timbangan (berdasarkan berat) atau gunakan ampere meter (berdasarkan arus).
  • Bila refrigeran yang harus diisikan tidak diketahuin atau akan dikira-kira, isikan refrigeran kira-kira sebagian saja. Baru kemudian kompresor dijalankan, dan refrigeran diisikan sedikit demi sedikit. Perhatikan tekanan kerja evaporator dan arus listrik ke kompresor. 
  • Penting! jangan menjalankan kompresor bila sistem dalam keadaan kosong dari refrigeran. 
Demikianlah pembahasan kita mengenai cara pengisian freon (refrigeran) pada sistem pendingin. Semoga menambah pemahaman anda tentang sistem pendingin. 

0 Response to "Cara Pengisian Freon (Refrigeran)"

Post a Comment

Featured post

Cara Mudah Membuat Absen Online untuk Pembelajaran featured

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel