Fungsi Reamer dan Deburrer

Reamer dan Deburrer - Pada kesempatan kali ini DinginAja.com akan membahas mengenai Fungsi Reamer dan Deburrer. Kedua alat ini biasa dipakai oleh teknisi refrigerasi. Apakah fungsi kedua alat ini? Simak penjelasan singkatnya mengenai fungsi dan penggunaannya.


Penggunaan Reamer dan Deburrer

Dalam pekerjaan refrijerasi, kita tidak akan terlepas dengan pekerjaan yang berhubungan dengan pemipaan. Mulai dari penyimpanan pipa hingga penggunaannya, pipa tembaga harus tetap dalam kondisi yang baik.

Perlakuan yang tepat saat melakukan pekerjaan pemipaan, akan memperoleh hasil yang baik pula. Jika pekerjaan pemipaan dilakukan dengan cara sembarangan atau tidak sesuai dengan penggunaan peralatan, maka dapat dipastikan akan diperoleh hasil yang buruk. Dan itu dapat berakibat buruk pada performa mesin pendingin yang kita tangani.

Reamer

Setelah pipa tembaga dipotong, biasanya pada ujung-ujung pipa terdapat bekas potongan yang tidak rata pada bagian dalam maupun pada bagian luarnya. Ujung pipa yang tidak rata itu harus diratakan dengan menggunakan reamer. 

Pekerjaan membersihkan ujung pipa setelah dipotong sangat penting sebelum pipa dikembangkan (flare) atau dibesarkan (swage), juga sebelum pipa disolder atau di las.

fungsi reamer deburrer pipa

Reaming pada pipa tembaga


Reamer berfungsi untuk meratakan ujung pipa yang telah dipotong agar rata kembali. Pisau yang terdapat pada reamer dan deburrer dibuat dari baja yang dikeraskan sehingga mampu mengikis pipa tembaga.

Reamer dapat untuk meratakan ujung pipa dari 3/16 – 1 ½ inchi pada bagian dalam dan bagian luarnya. Pada beberapa jenis pemotong pipa juga ada yang dilengkapi dengan pisau reamer dan kikir. Pisau reamer dan kikir ini dapat dipakai untuk menghaluskan pipa setelah pipa dipotong. 

reamer pipa tembaga

Deburrer

Deburrer khusus untuk membersihkan pada bagian dalam pipa. Satu sisi dari reamer untuk meratakan bagian luar pipa dan sisi yang lain dari reamer untuk meratakan bagian dalam pipa. Membersihkan dengan reamer jangan terlalu banyak sampai ujung pipa menjadi tipis, pada waktu dikembangkan atau dibesarkan ujung pipa tersebut akan pecah. 

Saat kita membersihkan pipa ujungnya harus menghadap ke bawah, agar serpihan logamnya (beram) tidak masuk ke dalam sistem pemipaan. Potongan logam tersebut dapat membuat sistem buntu pada sistem. Kebuntuan biasanya terjadi di pipa kapiler atau di filter.

Jika sistem mengalami buntu, maka refrijeran tidak dapat bersirkulasi. Jika sistem tidak bersirkulasi, maka tidak terjadi proses pendinginan.

fungsi deburrer pipa

Deburrer



Demikianlah sedikit materi mengenai Fungsi Reamer dan Deburrer yang bisa kami sampaikan. Semoga bisa menambah pengetahuan kita mengenai Peralatan-Peralatan Refrijerasi. Salam www.dinginaja.com.

1 Response to "Fungsi Reamer dan Deburrer"

  1. Penyebab kulkas tidak dingin yaitu bisa di sebabkan karena freon habis,karet pintu kulkas kering / kaku,dan bersalju.cara mengatasi Evaporator yang bocor adalah dengan mengelas bagian yang bocor dengan alat las dan bahan tambah perak.

    ReplyDelete

Featured post

Menumbuhkan Gaya Berpikir Kreatif Siswa SMK featured

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel