Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Arti Ukuran Kabel AWG, OD dan mm2

Arti Ukuran Kabel AWG, OD dan mm2

Apa artinya singkatan AWG, OD dan mm2 pada kabel? Istilah AWG, OD dan mm2 berhubungan dengan ukuran sebuah kabel.

Artikel kali ini akan membahas sedikit tentang singkatan AWG dan OD serta hubungannya dengan jumlah dan luas penampang dalam mm2 pada sebuah kabel.


Ukuran Kabel AWG

AWG = American Wire Gauge = Gauge. 

AWG adalah singkatan dari American Wire Gauge. Yaitu standar ukuran kabel yang di ukur dalam satuan mm (millimeter).

Satuan AWG digunakan untuk menentukan ketebalan konduktor kabel.

Angka yang biasa digunakan adalah 0-40. Cara penulisan yang umum pada kabel adalah: 16AWG / 16 gauge / #16 cable.

Tabel di bawah dapat membantu kita untuk mengetahui lebih jelas ukuran ukuran standard AWG pada kabel.

Tabel Konversi kabel AWG

AWG

Diameter

(mm)

Luas penampang

(mm2)

1

7,350

42,4

2

6,540

33,6

3

5,190

21,2

4

5,190

21,2

5

4,620

16,8

6

4,110

13,3

7

3,670

10,6

8

3,260

8,35

9

2,910

6,62

10

2,590

5,27

11

2,300

4,15

12

2,050

3,31

13

1,830

2,63

14

1,630

2,63

15

1,450

1,65

16

1,290

1,31

17

1,150

1,04

18

1,024

0,823

19

0,912

0,653

20

0,812

0,519

21

0,723

0,412

22

0,644

0,325

23

0,573

0,259

24

0,511

0,412

25

0,455

0,163

26

0,405

0,128

27

0,361

0,102

28

0,321

0,0804

29

0,286

0,0646

30

0,255

0,0503

Yang perlu diingat dari satuan AWG adalah angka yang terbalik dari logika umum kita. Semakin kecil angka AWG, maka semakin besar diameter kabel. Semakin besar angka AWG, maka akan semakin kecil diameter kabel tersebut.

Kolom pertama adalah menunjukkan jumlah AWG. Kolom kedua menunjukkan diameter kabel dalam satuan mm. Dan kolom ketiga adalah luas penampang dalam mm2.


Memahami ukuran AWG pada kabel

Arti Ukuran Kabel AWG

Kabel 20 AWG lebih besar daripada kabel 26 AWG.

Satuan AWG banyak digunakan pada penulisan spesifikasi kabel speaker, audio & video.

Nilai AWG yang disebut pada suatu perangkat biasanya menunjukkan diameter 1 konduktor utama kabel tersebut.

Contoh:

Kabel Speaker XXX 8471. Spesifikasi kabel tertulis 16 AWG. Memiliki isi kabel 2 konduktor. Maka berarti masing-masing konduktor mempunyai ketebalan 16 AWG. Jika AWG dikonversi menjadi mm², maka ukuran kabel adalah 2 x 1.31 mm².

Kabel Speaker Canare 4S8. Spesifikasi kabel 16 AWG. Memiliki isi kabel 4 konduktor. Maka berarti masing-masing konduktor memiliki ketebalan 14 AWG. Jika dikonversi menjadi kabel ukuran 4 x 1.31 mm².

Kabel XVGA 26 AWG. Spesifikasi konduktor 26 AWG. Kabel ini memiliki jumlah inti banyak. Tepatnya ada 3 buah kabel coaxial dan 6 kabel data di dalamnya. Ukuran 26 AWG menunjukkan ketebalan kabel konduktor utama, yaitu hanya salah satu dari 3 kabel coaxial.

Maka walaupun ukurannya hanya 26 AWG (relatif kecil) tapi keseluruhan diameter kabel tersebut tebal, karena memiliki jumlah initi kabel yang banyak.

 

Ukuran Kabel OD

Pada saat kita mencermati spesifikasi kabel, sering kali kita menemukan istilah satuan/unit seperti OD. Dibawah ini, kami akan menjelaskan sedikit tentang satuan tersebut.

OD = Outside Diameter. OD adalah diameter terluar dari kabel yang diukur. Yang dimaksud dengan diameter luar kabel adalah kulit terluar pada kabel. Bagian kabel yang bisa kita lihat dan raba, tanpa dikupas kulitnya. OD biasanya ditulis dalam satuan milimeter (mm).

outside diameter kabel

Contoh:

Pada gambar kabel sebelah kiri, jika diukur memberikan hasil OD 12mm.

Pada gambar kabel sebelah kanan, jika diukur kulit terluarnya memberikan OD 18.6 mm.

Arti Ukuran Kabel AWG, OD dan mm2

OD pada kabel tidak berpengaruh terhadap daya hantar kabel. OD kabel berguna untuk:

         Memberikan gambaran seberapa besar “fisik” luar kabel tersebut.

         Memilih konektor yang paling cocok untuk dipasang di kabel.

         Menentukan seberapa besar lubang atau cable duct yang dibutuhkan untuk instalasi kabel.


Ukuran kabel mm

Luas penampang kabel

mm² = mm sq. = milimeter square = milimeter persegi

Satuan ini menentukan ukuran area luas penampang (cross sectional area) dari bagian konduktor atau inti kabel.

Jadi yang diukur hanyalah ukuran konduktor (inti kabel), tidak termasuk kulit pelindung kabel.

Satuan ini sangat sering digunakan untuk kabel listrik. Misalnya ukuran kabel NYM 4×1.5mm², maksudnya adalah kabel tersebut memiliki 4 inti kabel, dengan masing masing luas area penampang 1.5mm persegi. Angka 1.5mm adalah luas penampang, bukan diameter kabel.

Biasanya ukuran kabel sudah tertulis di spesifikasi kabel. Tapi jika kita perlu mengukur sendiri, rumus yang digunakan sama dengan rumus menghitung area luas lingkaran, yaitu  πr².

Satuan ini bisa juga digunakan untuk spesifikasi kabel serabut (stranded).

Caranya sama, yang diukur hanyalah total area penampang masing-masing serabut konduktor.

Karena ada rongga udara antara serabut, sudah pasti kabel serabut akan terlihat sedikit lebih tebal dari kabel tunggal berukuram mm² sama.

Posting Komentar untuk "Arti Ukuran Kabel AWG, OD dan mm2"