Tips Mencegah Bahaya Listrik

Daftar Isi

Tips Mencegah Bahaya Listrik

Seringkali kita mendengar atau melihat disekitar kita musibah kebakaran ataupun kesetrum yang diakibatkan oleh pekerjaan instalasi listrik yang tidak benar. Tidak sedikit orang yang mengabaikan akan pentingnya sistem instalasi listrik yang benar.

Hal yang sangat penting untuk diperhatikan dalam pemasangan instalasi listrik adalah kita harus benar-benar memperhatikan keselamatan dan kenyamanan, serta mengoptimalkan fungsi dari arus listrik tersebut.

Tips-Mencegah-Bahaya-Akibat-Listrik


Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan instalasi listrik. 

Dalam proses instalasi listrik, ada beberapa hal yang mesti kita perhatikan menyangkut keandalan instalasi dan juga keselamatan bangunan. Diantara yang perlu kita perhatikan adalah beberapa poin berikut ini:


1. Struktur Bangunan Gedung

Pada pemasangan instalasi listrik baik itu di rumah atau gedung, kita harus memperhatikan struktur dari bangunan rumah atau gedung tersebut. Pastikan juga bangunan sekitar kita mempunyai instalasi listrik yang baik sehingga tidak merugikan Anda. Karena instalasi listrik dari sekeliling rumah/gedung bisa berefek kepada aliran listrik kita juga walaupun tidak langsung.


2. Perhatikan Kualitas dan Ukuran Kabel Listrik

Pastikan kualitas dan ukuran kabel listrik yang digunakan untuk instalasi memiliki spesifikasi yang baik. Jangan gunakan kabel tipis pada jaringan besar. Kabel yang berukuran kecil dan berkualitas rendah, dapat menyebabkan bahaya kebakaran akibat daya hantar listrik dari kabel yang buruk. 

Pastikan keseimbangan pemakaian listrik dalam suatu ruangan dengan kualitas kabel yang dipasang. Pembagian beban di dalam gedung juga harus diperhatikan. Jangan sampai ada satu blok gedung dengan beban listrik yang besar, sedangkan satu blok yang lain memiliki beban listrik yang kecil. 


3. Faktor Kenyamanan

Selain keamanan, Anda juga butuh kenyamanan dalam penggunaan energi listrik setiap harinya, oleh karena itu jangan ragu untuk menggunakan alat listrik yang berkualitas, karena barang yang berkualitas tidak menipu, baik dari kekuatan material pembuatannya. Selain itu juga dari sisi keamanan yang sudah diperhitungkan secara matang oleh pabrikan. 

Untuk harga pasti lebih tinggi sedikit, tetapi pastinya siapapun takkan mau ambil resiko dibandingkan dengan bahaya yang akan didapat.


4. Gunakan Produk yang Berkualitas

Gunakanlah produk dan peralatan listrik yang berkualitas dan telah terstandarisasi oleh pemerintah. Penggunaan produk yang jelek dapat berdampak pada keamanan dan juga kualitas instalasi. 

Pastikan penempatan fungsi listrik yang ideal baik secara pencahayaan atau fungsi keluar masuk arus listrik.


5. Perhatikan Konsumsi Listrik

Pada instalasi listrik untuk keperluan industri, memerlukan ketelitian dan perhitungan yang cermat dikarenakan banyak hubungan dengan mesin-mesin dan alat produksi.

Instalasi listrik yang buruk dapat berakibat pada besarnya konsumsi listrik. Pemilihan bahan dan kualitas pemasangan instalasi listrik akan berdampak pada konsumsi daya listrik.


Tips Mencegah Bahaya Listrik

Dalam penggunaan listrik, terkadang terjadi kesalahan dalam aplikasinya. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan atau bahaya terhadap listrik, maka kita perlu memperhatikan hal-hal kecil yang mungkin terlewatkan. Berikut ini ada beberapa hal yang mungkin menjadi pemicu terjadinya bahaya akibat listrik. 

  1. Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik.
  2. Gunakan pemutus arus listrik (Sekering) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau dikurangi.
  3. Kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas isolasinya, atau sambungan kabel yang dibiarkan terbuka.
  4. Jauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak, saklar dan kabel-kabel listrik dari jangkauan anak-anak.
  5. Biasakan menggunakan material listrik, seperti kabel, saklar, stop kontak, steker (kontak tusuk) yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia) / LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) / SPLN (Standar PLN).
  6. Pangkaslah pepohonan yang ada di halaman rumah jika sudah mendekati atau menyentuh jaringan listrik.
  7. Hindari pemasangan antene televisi terlalu tinggi sehingga bisa mendekati atau menyentuk jaringan listrik.
  8. Gunakan listrik yang memang haknya, jangan mencoba mencantol listrik, mengutak-atik KWH Meter atau menggunakan listrik secara tidak sah.
  9. Biasakan bersikap hati-hati, waspada dan tidak ceroboh dalam menggunakan listrik.
  10. Jangan bosan-bosan untuk mengingatkan anak-anak kita agar tidak bermain layang-layang di bawah/dekat jaringan listrik.


Bisa ditambahkan disini adalah pemasangan ELCB (earth leakage circuit breaker) yang sekarang telah banyak digantikan dengan GFI (ground fault interrupter) atau RCD (residual-current device). Piranti ini fungsinya untuk memutuskan hubungan apabila ada kebocoran arus listrik atau apabila ada orang yang tersengat listrik. Kebanyakan piranti ini dipasang di kamar mandi (stop kontak untuk hair dryer atau electric shaver/pencukur kumis) atau service room (tempat mesin cuci), yang pada umumnya memiliki lantai basah.

Selain daripada itu, apabila memiliki rumah baru maka lebih baik meminta untuk dipasang instalasi listrik dengan sistem 3 kabel. Karena ini akan memastikan bahwa peralatan listrik anda akan memiliki pembumian/grounding yang benar. Pernahkan anda terasa kesetrum ketika memegang lemari es? Ini kemungkinan karena instalasi listrik di rumah anda tidak memakai sistem 3 kabel.

Demikianlah tips mencegah bahaya listrik untuk bangunan rumah atau gedung. semoga bermanfaat.

Posting Komentar