Fungsi Overload Protector pada Kulkas

Fungsi Overload Protector pada Kulkas - Overload protector adalah suatu komponen pengaman penting yang terdapat pada sistem kelistrikan kulkas/refrigerator. Fungsi overload pada kulkas adalah untuk melindungi kompresor dari arus listrik yang berlebih. Letak overload ini menempel langsung pada kompresor. Ada yang modelnya bisa dilepas serta memakai soket, ada juga yang model tanam yaitu langsung ditanam pada kompresor.

fungsi overload pada kulkas


Fungsi Overload

Kali ini www.dinginaja.com akan membahas mengenai fungsi overload protector pada kulkas. Seperti dijelaskan pada awal tadi, overload protector berfungsi sebagai pengaman kompresor. Jika arus yang mengalir pada lilitan kompresor berlebih, maka overload akan bekerja untuk memutuskan kontak, sehingga aliran arus ke kompresor akan terputus. 

Ada dua jenis overload protector yang biasanya terdapat pada kulkas. Ada yang model menempel pada body kompresor, dan ada yang tertanam di dalam kompresor. Untuk model yang hanya menempel ini, kita dapat dengan mudah untuk menggantinya jika terjadi kerusakan. 

Namun untuk yang model tanam tentu tidak bisa di ganti, karena letaknya di dalam kompresor. Tetapi biasanya jarang sekali rusak untuk yang model tanam ini.




Letak Overload Protector Pada Kulkas

Mungkin ada sebagian Anda yang bertanya. Kenapa letak overload protector harus menempel pada kompresor? Kalau tidak, apakah mengakibatkan kerusakan pada kompresor kulkas? 



Karena fungsi overload protector pada kulkas adalah untuk mengatur/menjaga suhu kompresor kulkas jika ada kelebihan beban listrik yang berlebih, maka pemasangannya pun menempel pada kompresor. Jadi, jika suhu kompresor terlalu panas, maka overload akan memutus arus dan setelah kompresor sudah dingin normal kembali, maka akan nyala lagi. 



Jadi, jika overload terkena panas yang berlebih akan memutus, dan jika telah menjadi dingin maka akan terhubung kembali. Ini berarti kebalikannya dari prinsip kerja thermostat. 


Jika tidak ada overload, maka kompresor akan cepat rusak dikarenaka tidak adanya pelindung jika sewaktu-waktu terdapat arus listrik yang tidak stabil, misalnya jika terkena tegangan tinggi. Serta juga bisa, mesin akan nyala terus menerus, padahal temperatur pada kompresor sangat tinggi melebihi batas normal. Hal ini dapat menyebabkan lilitan terbakar.



Kerusakan pada Overload Kulkas

Kerusakan yang biasa terjadi pada komponen overload:


1. Keropos
Overload yang keropos ini biasanya disebabkan karena sering terkena panas, lalu lama-kelamaan menjadi putus. Hal ini akan mengakibatkan kompresor tidak bekerja karena tidak arus yang masuk ke kompresor terputus di overload tersebut.



2. Kotor terkena debu
Platina / bimetal kotor ini disebabkan oleh kotoran atau debu-debu yang menempel. Hal ini dapat mengakibatkan arus listrik terhambat tidak sampai pada kompresor, senhingga mengakibatkan mesin tidak nyala dan kulkas tidak dingin.



3. Platina Overload Protector Tidak Berfungsi 

Penyebab platina overload protector tidak dapat berfungsi biasanya dikarenakan usia overload tersebut sudah tua. Hal ini dapat berakibat kompresor akan bekerja terus-menerus walaupun suhu kompresor sangat tinggi. Suhu tinggi ini muncul karena arus listrik yang  mengalir ke kompresor tidak stabil. 

Jadi dalam komponen kulkas 1 pintu maupun 2 pintu itu terdapat komponen yang bernama overload. Komponen ini yang berfungsi sebagai pelindung kompresor untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu ada arus listrik yang masuk tidak stabil. 

Juga untuk menjaga kompresor dari over temperature, jadi mesin kompresor masih bisa di selamatkan, dan yang rusak hanya overload tersebut dimana akan lebih mudah dilakukan perbaikannya.

Demikian tadi artikel mengenai fungsi overload pada kulkas yang bisa www.dinginaja.com sampaikan. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Silahkan share jika menurut anda artikel ini bermanfaat untuk orang lain. Terimakasih.

0 Response to "Fungsi Overload Protector pada Kulkas"

Post a Comment

Featured post

Cara Mudah Membuat Absen Online untuk Pembelajaran featured

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel