-->

Prinsip Kerja Pabrik Es dan Komponen-Komponennya

Pabrik es - Pabrik es adalah suatu unit produksi untuk membuat dan menghasilkan es dalam bentuk es balok ataupun flake ice sebagai bahan pembantu untuk mendinginkan hasil perikanan dalam rangka mempertahankan mutu ikan dan es kristal yang biasa digunakan untuk minuman dingin.
Kali ini DinginAja.com akan mencoba mengulas mengenai mesin pembuat es balok atau biasa di sebut dengan istilah pabrik es. Pada artikel ini akan kita pelajari Prinsip Kerja Pabrik Es dan Komponen-Komponennya yang ada di dalam sistemnya. Simak artikel berikut ini;

Prinsip Kerja Pabrik Es

Prinsip dasar dalam proses produksi es balok adalah pembekuan air dengan memakai media larutan garam (brine) yang memiliki suhu mendekati titik beku larutannya. Proses pendinginan brine menggunakan bantuan sirkulasi refrigerant ammonia. 

Mekanisme proses pabrik es dijelaskan sebagai berikut: Air sumur bor disedot dengan mesin pompa (sub mersible pump). Kemudian air tersebut disalurkan ke bak penampungan air, kemudian dialirkan ke bak pengisian air.

cara kerja pabrik es

Dalam pengisian air ke dalam cetakan air yang masuk diatur oleh hand valve dan pipa-pipa yang sudah diarahkan ke cetakan es. Cetakan es tersebut diisi air dalam jumlah yang tidak penuh, yaitu kurang dari 15 cm di bawah permukaan atas cetakan. Hal ini dilakukan supaya air garam yang berada di dalam brine tank /bak pendingin tak bercampur dengan air di cetakan.



Air yang dimasukkan ke dalam cetakan mempunyai temperatur 30oC. Selanjutnya ice can dimasukkan sebagian permukaannya ke dalam larutan garam dalam freezing tank/brine tank (tangki pendingin). Suhu air garam tersebut kurang dari -18oC, maka seolah-olah air garam tersebut menjadi beku. 

Apabila suhu air garam melebihi -20oC, maka keadaan es akan sangat keras (sulit cair) karena melebihi titik beku. Lalu dilalukukan perendaman cetakan es ke dalam bak pendinginan yang berisi air garam dengan suhu awal air cetakan adalah 30oC.


Lamanya pembekuan untuk es balok dengan berat 50 kg adalah 18 – 24 jam. Pada saat cetakannya direndam, permukaan air garam harus lebih tinggi dari permukaan air yang berada dalam cetakan dengan tinggi lebih kurang 8 centimeter. 

Bila suhu dingin tidak mencapai -8 – -12oC, maka es tersebut tidak akan menjadi beku. Hal ini dapat disebabkan karena refrigerant yang mengalir kurang. Sedangkan apabila temperaturnya melebihi -12oC maka es tersebut akan rapuh karena perbedaan suhu yang tinggi dengan brine (air garam).


Komponen Pabrik Es

Suatu pabrik es pada umumnya terdiri dari beberapa bagian yang menjadi satu dalam konstruksinya. Biasanya konstruksi dari pabrik es telah dirancang dan dibentuk bagian-bagian secara terpisah satu per satu. Setelah selesai semua bagian akan dirakit menjadi satu di lokasi pabrik yang akan menjadi tempat memproduksi es.

Kontruksi dari sebuah pabrik es yang dibahas di sini adalah pabrik es yang berbentuk balok yang nantinya digunakan dalam rangka menjaga mutu ikan dalam penjualan oleh nelayan setelah diambil dari laut. Gambar di bawah adalah salah satu contoh dari konstruksi sebuah pabrik es.



fungsi komponen pabrik es


Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa konstruksi dari sebuah pabrik es terdiri dari beberapa bagian yang dirangkai menjadi satu dan saling mendukung dalam proses produksi air beku (es) dari berwujud air hingga berwujud padat. Banyaknya bagian dari konstruksi pabrik es juga tergantung pada kapasitas pabrik tersebut, biasanya terdiri dari:

1. Brine tank
fungsi brine tank

Fungsinya adalah menjadi wadah untuk menempatkan air dan garam dengan perbandingan 1 : 4 (1 kg garam berbanding 4 kg air). Fungsi garam itu sendiri adalah menurunkan titik beku air sehingga bisa digunakan sebagai perantara pendingin cetakan es.

2. Ice bucket/ice can
bentuk cetakan es balok

Fungsinya sebagai cetakan es balok. Terbuat dari plat dengan lapisan anti karat atau aluminium. Ukuran ice can bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan produksi. Volume ice can bermacam-macam, 25kg, 50kg dan sebagainya. Baca juga macam-macam mesin pembuat es.

3. Can dump
membuat es balok

Berfungsi untuk memudahkan mengeluarkan es balok dari cetakannya.

4. Evaporative coil

Coil evaporator berfungsi sebagai pendingin brine.

5. Thawing tank

Berfungsi untuk mencairkan es balok sesaat setelah diangkat dari brine tank, agar mudah dilepaskan dari cetakan.

6. Crane

Berfungsi untuk mengangkat cetakan es balok.

7. Water feeding gadget

cara mencetak es balok di pabrik

Berfungsi untuk menampung air yang akan dimasukkan ke dalam cetakan es balok.

8. Ice can filler

Ice can filler atau filling tank (tangki pengisisan air) dilengkapi dengan katup dan level control sehingga pengisian air dapat dikontrol sesuai dengan kapasitas tangki.

9. Guiding rail

Berfungsi sebagai rel/jalur untuk crane.

10. Agitator

Berfungsi untuk mengaduk larutan brine agar bersirkulasi dengan lancar. Selain itu juga mencegak terjadinya pembekuan brine.

11. Refrigeration unit

Adalah unit pendingin pada sistem pabrik es.

12. Electric control box

Berfungsi sebagai kontrol kelistrikan pada sistem pabrik es.



Itulah tadi artikel dari www.dinginaja.com mengenai Prinsip kerja pabrik es dan komponen-komponennya. Semoga bisa menambah wawasan kita seputar pabrik es. Terimakasih.


0 Response to "Prinsip Kerja Pabrik Es dan Komponen-Komponennya"

Post a Comment

Featured post

Logo SMKN 2 Metro featured

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel