-->
Indonesia Website Awards

Pengelasan Brazing

Pengertian Las Brazing

Pengelasan Brazing - Brazing atau braze adalah cara penyambungan dengan menggunakan logam pengisi (filler) atau logam patri di antara permukaan logam induk yang disambung. 



Pengertian pengelasan brazing


Logam pengisi (filler) yang dipakai pada sistem brazing selalu mempunyai titik cair yang lebih rendah dari pada logam induk. Dua macam filler yang sering dipakai yaitu logam lunak dimana logamnya mempunyai titik cair lebih rendah dari 450 °C dan filler yang mempunyai titik cair lebih tinggi dari 450 °C yang disebut logam patri keras. 

Brazing merupakan cara pengelasan dua buah logam dengan menggunakan bahan tambah yang titik cairnya jauh lebih rendah dibanding dengan titik cair logam yang akan disambung. Brazing dilakukan dengan menggunakan temperature yang rendah. Brazing dapat pula disebut soldering. 

Brazing dan soldering termasuk ke dalam jenis penyambungan solid state welding. Solid state welding merupakan pengelasan dimana tidak ada pelelehan pada benda kerja yang dilas. Pada brazing filler akan mengalir ke sela-sela logam dasar dan membentuk ikatan dengan kekuatan yang baik.

Sedangkan yang dimaksud dengan Welding adalah penyambungan dua buah logam dengan menggunakan alat pemanas yang temperaturnya sangat tinggi sehingga dapat mencairkan kedua logam tersebut dan dapat menyatukan kedua logam tersebut. 

Filler atau Bahan Pengisi

Bahan pengisi atau filler ada bermacam-macam bentuknya. Ada yang berbentuk batang, kawat dan berbentuk cincin. Filler harus mampu melebur dan menyatu dengan logam dasar yang disambung. Pelajari mengenai Kawat Las Perak untuk Pengelasan Pipa tembaga AC dan Kulkas


Metode pengelasan yang paling sering digunakan ada dua cara yaitu las gas Oksi-Asetilin. Las Oksi-Asetilin menggunakan oksigen dan gas asetilin. Oksi-LPG menggunakan oksigen dan gas LPG.

alat-alat las asetilin
Perlengkapan Las


Jenis-Jenis Nyala Api las

Macam macam nyala api las oksigen asetilen adalah jenis nyala api yang digunakan untuk proses pengelasan, pemanasan dan pemotongan. Penggunaan jenis nyala api berdasarkan pada besar tekanan yang keluar dari tabung yang diatur melalui regulator kemudian disalurkan melalui slang gas.

Jenis nyala api oksigen asetilen ini sangat berpengaruh terhadap nilai temperaturnya. Temperatur pada nyala api ini dapat mencapai 3000 derajat celcius. Untuk Anda yang ingin mengetahui macam macam nyala api, berikut ini gambar nyala api las-nya.

jenis-jenis nyala api brazing

Fluks

Untuk melakukan pengelasan brazing terkadang dibutuhkan bahan tambahan berupa fluks. Fungsi fluks adalah untuk mencegah oksidasi pada saat proses brazing. Fluks juga berguna untuk mengurangi asap yang timbul saat brazing.

Fluks ada yang langsung ditambahkan pada batang filler, dan ada juga yang berbentuk serbuk atau pasta. Pada saat brazing, fluks ditambahkan sebelum dan pada saat pengelasan.


Kelebihan Brazing

  • Dapat menggabungkan dua jenis logam yang berbeda
  • Memerlukan temperatur pengelasan yang rendah

Kekurangan Brazing

  • Tidak dapat dilakukan pada suhu tinggi. Jika suhu yang tinggi dapat merusak logam dasar.
  • tidak mampu menahan tekanan yang tinggi

Demikian tadi pembahasan mengenai brazing. Semoga menambah pengetahuan kita seputar brazing.

1 Response to "Pengelasan Brazing"

Berkomentar dengan sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel