Poster Rumus Matematika Bangun Datar

RUMUS MATEMATIKA: BANGUN DATAR

Pernahkah kamu melihat ubin berbentuk persegi, buku berbentuk persegi panjang, atau jam dinding berbentuk lingkaran? Semua benda tersebut memiliki bentuk yang dapat dipelajari dalam matematika, yaitu bangun datar.

Bangun datar merupakan salah satu materi matematika penting untuk siswa kelas 4, 5, dan 6 SD. Dengan memahami rumus bangun datar, kamu bisa menghitung luas dan keliling berbagai bentuk dengan mudah.

Pada artikel ini, kita akan belajar rumus matematika bangun datar lengkap, mulai dari persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran, jajar genjang, trapesium, belah ketupat, hingga layang-layang. Setiap bangun dilengkapi dengan rumus, keterangan simbol, dan contoh soal agar lebih mudah dipahami.

Yuk, belajar matematika bersama!

Apa Itu Bangun Datar?

Bangun datar adalah bentuk dua dimensi yang memiliki panjang dan lebar, tetapi tidak memiliki ketebalan. Bangun datar mempunyai luas dan keliling yang dapat dihitung menggunakan rumus tertentu.

Rumus bangun datar

Contoh bangun datar yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  • Persegi pada ubin lantai.
  • Persegi panjang pada buku dan papan tulis.
  • Segitiga pada rambu lalu lintas.
  • Lingkaran pada jam dinding.
  • Jajar genjang pada pola hiasan.
  • Trapesium pada beberapa bentuk atap.
  • Belah ketupat pada motif ketupat.
  • Layang-layang pada mainan yang diterbangkan di udara.

Perbedaan Luas dan Keliling Bangun Datar

Sebelum mempelajari rumusnya, kamu perlu memahami dua istilah penting, yaitu luas dan keliling.

1. Luas bangun datar

Luas adalah ukuran daerah yang berada di dalam suatu bangun datar. Luas biasanya dinyatakan dalam satuan persegi, seperti cm², m², atau km².

Contoh: luas kertas menunjukkan seberapa besar permukaan kertas tersebut.

2. Keliling bangun datar

Keliling adalah jumlah panjang seluruh sisi yang membentuk garis tepi bangun datar. Keliling dinyatakan dalam satuan panjang, seperti cm, m, atau km.

Contoh: keliling taman menunjukkan panjang pagar yang diperlukan untuk mengelilingi taman tersebut.

Ingat: luas mengukur daerah di dalam bangun, sedangkan keliling mengukur panjang garis tepinya.

1. Rumus Persegi

Persegi adalah bangun datar yang memiliki empat sisi sama panjang dan empat sudut siku-siku.

Contoh benda berbentuk persegi adalah ubin lantai, papan catur, dan beberapa jenis bingkai foto.

Poster Rumus Matematika Bangun Datar
Rumus persegi

Rumus persegi

  • Luas: L = s × s
  • Keliling: K = 4 × s

Keterangan:

  • L = luas
  • K = keliling
  • s = panjang sisi

Contoh soal persegi

Sebuah persegi memiliki panjang sisi 6 cm. Berapakah luas dan kelilingnya?

Jawaban:

Luas = s × s
Luas = 6 × 6 = 36 cm²

Keliling = 4 × s
Keliling = 4 × 6 = 24 cm

Jadi, luas persegi adalah 36 cm² dan kelilingnya 24 cm.

2. Rumus Persegi Panjang

Persegi panjang adalah bangun datar yang memiliki dua pasang sisi berhadapan sama panjang dan empat sudut siku-siku.

Contohnya adalah buku tulis, pintu, meja, dan papan tulis.

Poster Rumus Matematika Bangun Datar
Rumus persegi panjang

Rumus persegi panjang

  • Luas: L = p × l
  • Keliling: K = 2 × (p + l)

Keterangan:

  • L = luas
  • K = keliling
  • p = panjang
  • l = lebar

Contoh soal persegi panjang

Sebuah buku memiliki panjang 12 cm dan lebar 5 cm. Hitunglah luas dan kelilingnya!

Jawaban:

Luas = p × l
Luas = 12 × 5 = 60 cm²

Keliling = 2 × (p + l)
Keliling = 2 × (12 + 5)
Keliling = 2 × 17 = 34 cm

Jadi, luas buku adalah 60 cm² dan kelilingnya 34 cm.

3. Rumus Segitiga

Segitiga adalah bangun datar yang memiliki tiga sisi dan tiga sudut. Segitiga mempunyai berbagai jenis, seperti segitiga sama sisi, segitiga sama kaki, dan segitiga siku-siku.

Poster Rumus Matematika Bangun Datar
Rumus segitiga

Rumus segitiga

  • Luas: L = ½ × a × t
  • Keliling: K = a + b + c

Keterangan:

  • L = luas
  • K = keliling
  • a = panjang alas
  • t = tinggi yang tegak lurus terhadap alas
  • a, b, dan c pada rumus keliling = panjang ketiga sisi

Contoh soal segitiga

Sebuah segitiga memiliki alas 10 cm, tinggi 8 cm, dan panjang sisi lainnya 7 cm serta 9 cm. Berapakah luas dan kelilingnya?

Jawaban:

Luas = ½ × a × t
Luas = ½ × 10 × 8 = 40 cm²

Keliling = a + b + c
Keliling = 10 + 7 + 9 = 26 cm

Jadi, luas segitiga adalah 40 cm² dan kelilingnya 26 cm.

4. Rumus Lingkaran

Lingkaran adalah bangun datar berbentuk bulat yang setiap titik pada garis tepinya memiliki jarak yang sama dari titik pusat.

Contoh benda berbentuk lingkaran adalah koin, roda, piring, dan jam dinding.

Poster Rumus Matematika Bangun Datar
Rumus lingkaran

Rumus lingkaran

  • Luas: L = π × r × r
  • Keliling: K = 2 × π × r

Keterangan:

  • L = luas
  • K = keliling
  • π (pi) = 3,14 atau 22/7
  • r = jari-jari, yaitu jarak dari titik pusat ke garis tepi lingkaran

Jari-jari adalah setengah dari diameter. Jadi, jika diameter diketahui, jari-jari dapat dihitung dengan rumus r = d ÷ 2.

Contoh soal lingkaran

Sebuah lingkaran memiliki jari-jari 7 cm. Hitunglah luas dan kelilingnya dengan π = 22/7!

Jawaban:

Luas = π × r × r
Luas = 22/7 × 7 × 7 = 154 cm²

Keliling = 2 × π × r
Keliling = 2 × 22/7 × 7 = 44 cm

Jadi, luas lingkaran adalah 154 cm² dan kelilingnya 44 cm.

5. Rumus Jajar Genjang

Jajar genjang adalah bangun datar segi empat yang memiliki dua pasang sisi berhadapan sejajar dan sama panjang.

Bentuk jajar genjang dapat ditemukan pada pola hiasan, desain ubin, dan berbagai motif geometris.

Poster Rumus Matematika Bangun Datar
Rumus jajar genjang

Rumus jajar genjang

  • Luas: L = a × t
  • Keliling: K = 2 × (a + b)

Keterangan:

  • L = luas
  • K = keliling
  • a = panjang alas
  • b = panjang sisi miring atau sisi samping
  • t = tinggi yang tegak lurus terhadap alas

Perhatikan bahwa tinggi jajar genjang bukan panjang sisi miringnya.

Contoh soal jajar genjang

Sebuah jajar genjang memiliki alas 12 cm, tinggi 5 cm, dan sisi miring 7 cm. Hitunglah luas dan kelilingnya!

Jawaban:

Luas = a × t
Luas = 12 × 5 = 60 cm²

Keliling = 2 × (a + b)
Keliling = 2 × (12 + 7) = 38 cm

Jadi, luas jajar genjang adalah 60 cm² dan kelilingnya 38 cm.

6. Rumus Trapesium

Trapesium adalah bangun datar segi empat yang memiliki sepasang sisi sejajar.

Trapesium dapat memiliki bentuk yang berbeda-beda, misalnya trapesium sama kaki, trapesium siku-siku, dan trapesium sembarang.

Poster Rumus Matematika Bangun Datar
Rumus trapesium

Rumus trapesium

  • Luas: L = ½ × (a + b) × t
  • Keliling: K = a + b + c + d

Keterangan:

  • L = luas
  • K = keliling
  • a dan b = panjang kedua sisi sejajar
  • c dan d = panjang kedua sisi lainnya
  • t = jarak tegak lurus antara kedua sisi sejajar

Contoh soal trapesium

Sebuah trapesium memiliki sisi sejajar 12 cm dan 8 cm, tinggi 5 cm, serta dua sisi lainnya masing-masing 6 cm dan 7 cm. Berapakah luas dan kelilingnya?

Jawaban:

Luas = ½ × (a + b) × t
Luas = ½ × (12 + 8) × 5
Luas = ½ × 20 × 5 = 50 cm²

Keliling = a + b + c + d
Keliling = 12 + 8 + 6 + 7 = 33 cm

Jadi, luas trapesium adalah 50 cm² dan kelilingnya 33 cm.

7. Rumus Belah Ketupat

Belah ketupat adalah bangun datar segi empat yang memiliki empat sisi sama panjang. Diagonalnya berpotongan dan saling tegak lurus.

Contoh bentuk belah ketupat dapat ditemukan pada motif dekorasi, pola ubin, dan simbol geometris.

Poster Rumus Matematika Bangun Datar
Rumus belah ketupat

Rumus belah ketupat

  • Luas: L = ½ × d₁ × d₂
  • Keliling: K = 4 × s

Keterangan:

  • L = luas
  • K = keliling
  • d₁ = panjang diagonal pertama
  • d₂ = panjang diagonal kedua
  • s = panjang sisi

Contoh soal belah ketupat

Sebuah belah ketupat memiliki diagonal 12 cm dan 8 cm. Panjang setiap sisinya adalah 7 cm. Hitunglah luas dan kelilingnya!

Jawaban:

Luas = ½ × d₁ × d₂
Luas = ½ × 12 × 8 = 48 cm²

Keliling = 4 × s
Keliling = 4 × 7 = 28 cm

Jadi, luas belah ketupat adalah 48 cm² dan kelilingnya 28 cm.

8. Rumus Layang-Layang

Layang-layang adalah bangun datar segi empat yang memiliki dua pasang sisi berdekatan yang sama panjang.

Bentuknya menyerupai mainan layang-layang yang sering diterbangkan di lapangan.

Poster Rumus Matematika Bangun Datar
Rumus layang layang

Rumus layang-layang

  • Luas: L = ½ × d₁ × d₂
  • Keliling: K = 2 × (a + b)

Keterangan:

  • L = luas
  • K = keliling
  • d₁ dan d₂ = panjang kedua diagonal
  • a dan b = panjang dua sisi yang berbeda

Contoh soal layang-layang

Sebuah layang-layang memiliki diagonal 16 cm dan 10 cm. Dua jenis panjang sisinya masing-masing 9 cm dan 6 cm. Berapakah luas dan kelilingnya?

Jawaban:

Luas = ½ × d₁ × d₂
Luas = ½ × 16 × 10 = 80 cm²

Keliling = 2 × (a + b)
Keliling = 2 × (9 + 6) = 30 cm

Jadi, luas layang-layang adalah 80 cm² dan kelilingnya 30 cm.


Poster Rumus Bangun Datar

Download poster rumus matematika luas keliling bangun datar
Poster matematika: Rumus Bangun Datar

Agar lebih mudah diingat, perhatikan tabel rumus bangun datar berikut.

Nama bangun datar

Rumus luas

Rumus keliling

Persegi

L = s × s

    K = 4 × s

Persegi panjang

L = p × l

    K = 2 × (p + l)

Segitiga

L = ½ × a × t

    K = a + b + c

Lingkaran

L = π × r × r

    K = 2 × π × r

Jajar genjang

L = a × t

    K = 2 × (a + b)

Trapesium

L = ½ × (a + b) × t

    K = a + b + c + d

Belah ketupat

L = ½ × d₁ × d₂

    K = 4 × s

Layang-layang

L = ½ × d₁ × d₂

    K = 2 × (a + b)


Catatan: huruf yang sama dapat memiliki arti berbeda pada rumus tertentu. Perhatikan keterangan simbol di setiap bangun datar. Pada rumus segitiga, misalnya, a, b, dan c menyatakan panjang ketiga sisi, sedangkan a pada rumus luas menyatakan alas.

Tips Mudah Menghafal Rumus Bangun Datar

Menghafal rumus matematika akan lebih mudah jika kamu memahami cara kerjanya. Coba lakukan beberapa cara berikut.

1. Kenali bentuknya terlebih dahulu.
Amati jumlah sisi, panjang sisi, sudut, dan diagonal setiap bangun datar.

2. Bedakan luas dan keliling.
Luas menghitung bagian dalam bangun, sedangkan keliling menjumlahkan panjang seluruh garis tepinya.

3. Perhatikan simbol dalam rumus.
Ingat bahwa p berarti panjang, l berarti lebar, r berarti jari-jari, dan t berarti tinggi. Simbol lainnya perlu disesuaikan dengan keterangan pada setiap rumus.

4. Gunakan gambar saat belajar.
Gambarlah bangun datar di buku, lalu beri tanda pada sisi, alas, tinggi, jari-jari, atau diagonalnya.

5. Kerjakan latihan secara rutin.
Mulailah dari soal sederhana, kemudian lanjutkan ke soal cerita yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Latihan Soal Bangun Datar 

Sekarang, uji pemahamanmu dengan mengerjakan lima soal berikut.

  1. Sebuah persegi memiliki sisi 9 cm. Berapakah luas dan kelilingnya?
  2. Sebuah persegi panjang memiliki panjang 15 cm dan lebar 4 cm. Berapakah luas dan kelilingnya?
  3. Sebuah segitiga memiliki alas 14 cm dan tinggi 6 cm. Berapakah luasnya?
  4. Sebuah lingkaran memiliki jari-jari 14 cm. Hitunglah luasnya menggunakan π = 22/7.
  5. Sebuah belah ketupat memiliki diagonal 10 cm dan 16 cm. Berapakah luasnya?

Kunci jawaban

  1. Luas = 9 × 9 = 81 cm²; keliling = 4 × 9 = 36 cm.
  2. Luas = 15 × 4 = 60 cm²; keliling = 2 × (15 + 4) = 38 cm.
  3. Luas = ½ × 14 × 6 = 42 cm².
  4. Luas = 22/7 × 14 × 14 = 616 cm².
  5. Luas = ½ × 10 × 16 = 80 cm².

Cobalah mengerjakan semua soal sebelum melihat kunci jawaban. Jika masih salah, periksa kembali rumus, angka yang digunakan, dan satuan hasil perhitunganmu.

Gunakan tabel rumus dan poster bangun datar sebagai bahan belajar agar kamu dapat mengulang materi kapan saja.

Matematika jadi mudah kalau kita rajin berlatih!

 

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url